BANDUNG,- Menjelang tiba musim kemarau tahun 2025, Dinas ESDM Jabar menyiapkan sejumlah Sumur Pantau Tanggap Kekeringan (SPTK ) di beberapa Kabupaten.
SPTK dibangun untuk menjaga lingkungan dan pemantauan kondisi air tanah secara lebih akurat dan berkelanjutan.
"Juga guna mendukung upaya mitigasi krisis air bersih yang kerap terjadi di sejumlah daerah Jawa Barat, terutama menjelang musim kemarau," ujar Kepala Dinas ESDM Jabar Bambang Tirtoyuliono .
Hal tersebut disampaikannya Bambang sesuai pertemuan bersama Kepala Badan Geologi dan Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan di Bandung, belum lama ini.
Pertemuan ini memfokuskan pada percepatan penataan air tanah di Jawa Barat dan pembangunan sumur pantau tanggap kekeringan di wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan.
Kedepannya, sumur pantau yang dibangun dapat digunakan masyarakat saat musim kemarau melanda wilayahnya.
"Dengan demikian masyarakat dapat merasa lega menghadapai kekeringan tanpa perlu khawatir kekurangan air untuk keberlangsungan," ujar Bambang.
Pertemuan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Melalui kolaborasi ini, Dinas ESDM bersama Badan Geologi berkomitmen mendukung ketahanan air di Jawa Barat sebagai bagian dari pelayanan dasar yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Manfaat Sumur Pantau
Sumur Pantau merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya pemantauan dan pengelolaan air tanah secara berkelanjutan.
Sumur ini tllberfungsi sebagai sarana pemantauan kondisi air tanah, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
Setiap sumur pantau dilengkapi dengan Sensor Automatic Water Level Recorder (AWLR) yang mampu mengukur dan merekam perubahan muka air tanah secara realtime.
Selain itu, juga dikembangkan Sensor Water Quality Monitoring System yang dapat digunakan untuk memantau parameter kualitas air tanah, seperti suhu, pH, konduktivitas, dan lainnya.
teknologi
Jelang Kemarau, ESDM Jabar Siapkan Sumur Pantau Tanggap Kekeringan
9026-09-2025 16:112 Mins read0 Comment
Kepala Dinas ESDM Jabar Bambang Tirtoyuliono saat melakukan pertemuan dengan Badan Geologi dan Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan.
Baca Juga
ragam
Disdik Jabar yang dipimpin Pejabat asal Purwakarta Disemprot Legislator Yomanius Untung
yoga7104-02-2026 07:392 Mins read ragam
Gagal Capai Target 2025, Bapenda Jabar Coba keluarkan "Jurus" pada 2026, Bisakah?
yoga7103-02-2026 05:562 Mins read ragam
Obrolan ASN di kantin Gedung Sate terkait penataan Parkir: "Kayak buat Jalan Tol..."
yoga7102-02-2026 22:072 Mins read ragam
Parkir alternatif ASN Gedung Sate disediakan di Pusdai Jabar
yoga7102-02-2026 20:252 Mins read ragam
Sosok misterius OM Den Mencuat disebut mafia proyek di Dinas Bina Marga Jabar
yoga7101-02-2026 19:462 Mins read ragam