Ket.Gbr: Pengelolaan Sampah di Desa Wantilan Kab Subang **
BANDUNG,- Pengelolaan sampah di Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Subang mendapat apresiasi dari Legislator Senior PAN Jabar Raden Tedi yang juga Anggota Komisi IV DPRD Jabar Dapil XI Subang Majalengka Sumedang
"Pengelolaan sampah di Desa tersebut bisa menjadi percontohan di daerah lain," ujar Raden Tedi, 23/01/2025.
Menurut Raden Tedi, pengelolaan sampah di Desa Wantilan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, baik usia produktif maupun non-produktif.
Pengelolaan ini difokuskan di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Dari data pengelolaan sampah di Desa Wantilan, dari timbunan sampah harian sebesar 234,78 ton per bulan, rata-rata sampah yang terangkut mencapai 89,85 ton per bulan. Hal ini menunjukkan tingkat pengolahan sampah sebesar 38%.
"Saya sangat apresiasi kepada Pemerintah Desa Wantilan dan warganya yang telah menjadikan pengelolaan sampah sebagai salah satu fokus program pembangunan desa," ujar Raden Tedi.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan sampah, baik organik maupun non-organik, jika dilakukan secara profesional dapat memberikan nilai ekonomis sekaligus meningkatkan pendapatan asli desa.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam pengelolaan sampah. Selain melibatkan pemerintah, partisipasi BUMDes sangat diperlukan untuk menciptakan nilai ekonomis.
News
Raden Tedi (PAN): Pengelolaan Sampah di Subang Bisa Percontohan Daerah Lain
9023-01-2025 06:532 Mins read0 Comment
Anggota Komisi IV DPRD Jabar Raden Tedi.
Ket.Gbr: Pengelolaan Sampah di Desa Wantilan Kab Subang **
BANDUNG,- Pengelolaan sampah di Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Subang mendapat apresiasi dari Legislator Senior PAN Jabar Raden Tedi yang juga Anggota Komisi IV DPRD Jabar Dapil XI Subang Majalengka Sumedang
"Pengelolaan sampah di Desa tersebut bisa menjadi percontohan di daerah lain," ujar Raden Tedi, 23/01/2025.
Menurut Raden Tedi, pengelolaan sampah di Desa Wantilan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, baik usia produktif maupun non-produktif.
Pengelolaan ini difokuskan di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Dari data pengelolaan sampah di Desa Wantilan, dari timbunan sampah harian sebesar 234,78 ton per bulan, rata-rata sampah yang terangkut mencapai 89,85 ton per bulan. Hal ini menunjukkan tingkat pengolahan sampah sebesar 38%.
"Saya sangat apresiasi kepada Pemerintah Desa Wantilan dan warganya yang telah menjadikan pengelolaan sampah sebagai salah satu fokus program pembangunan desa," ujar Raden Tedi.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan sampah, baik organik maupun non-organik, jika dilakukan secara profesional dapat memberikan nilai ekonomis sekaligus meningkatkan pendapatan asli desa.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam pengelolaan sampah. Selain melibatkan pemerintah, partisipasi BUMDes sangat diperlukan untuk menciptakan nilai ekonomis.Baca Juga
ragam
Ketua Dekopin dan Gubenur Jabar Berperan Besar Jadikan Yuke Ketua Dekopinwil Jabar, Nurodi; Saya Mengalah
yoga7102-04-2026 07:252 Mins read ragam
Ahmad Hidayat Kembalikan Formulir lampirkan Dukungan 16 DPD Tk II & 6 Organisasi sayap partai
yoga7102-04-2026 05:182 Mins read ragam
Ace Mundur, Ahmad Calon Kuat Pimpin Golkar Jabar, sempat Terjegal dampingi KDM
yoga7131-03-2026 19:092 Mins read ragam
Jabatan Fungsional di Pemprov Jabar Ditutup? Ini Jawaban dari BKD Jabar
yoga7127-03-2026 18:042 Mins read ragam
Viral! Bupati Nias Utara Sujud di Depan Pejabat Pusat, "Kami Capek Miskin, Pak!"
yoga7107-03-2026 22:012 Mins read ragam