Solusi KDM Atasi Banjir Perbanyak Danau, Mesti direspon dengan perencanaan matang

Ilustrasi

Ilustrasi

BANDUNG,- Legislator Jabar dari Fraksi PAN, Raden Tedi meminta jajaran Birokrat Pemprov Jabar untuk merespon solusi banjir di Kabupaten Bandung dengan memperbanyak danau, melalui perencanaan yang matang. Tak hanya itu, Raden Tedi yang juga Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Jabar ini mengemukakan, OPD terkait seperti Bapeda dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jabar bisa segera menentukan titik-titik lokasi danau yang akan dibangun. "Tentunya berkolaborasi dengan pihak terkait, seperti Pemkab Bandung dan BBWS," ujar Raden Tedi, Kamis, 23/4. Penentuan titik lokasi yang tepat agar danau tersebut efektif manfaatnya, dan juga ada efisiensi biaya yang dibutuhkan. Namun demikian, Raden Tedi menyarankan untuk menawarkan pembuatan danau atau bendungan ini untuk mencari investor. Dulu pernah ada minat investasi bendungan di Bandung Selatan dari investor Jepang, tapi mundur. "Saya kira bisa difollow up lagi, juga ke investor lainnya," tutur Raden Tedi. "Pembuatan danau atau bendungan itu memakan biaya yang besar, kecuali kalau hanya pembuatan berupa embung-embung," pungkas Raden Tedi. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti permasalahan banjir di Kabupaten Bandung saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-385 Kabupaten Bandung, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Senin (20/4/2026). KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, memberikan beberapa solusi penanganan banjir di Kabupaten Bandung, salah satunya memperbanyak danau sebagai penampung air hujan. Pemerintah Provinsi Jabar akan membantu pembuatan danau di lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung.